Sabtu, 21 Januari 2012

Nikmat (Pujilah Allah)

Bismillahirrahmanirrahim, semoga shalawat dan salam tetap tercurahkan kepada Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam.

Bacalah bersama kami:

Ada seorang laki-laki ingin menjual rumahnya untuk pindah ke sebuah rumah yang lebih baik. Maka dia pergi menuju salah seorang temannya yang profesional dalam bidang pemasaran. Diapun meminta darinya untuk membantunya dalam menulis iklan untuk menjual rumah. Ahli tersebut telah mengenal rumahnya dengan baik, maka diapun menulis ciri-ciri rumah tersebut dengan rinci; dia cantumkan di dalam iklan tersebut bahwa rumah itu berada ditempat yang indah, sangat luas, dengan arsitektur yang indah, kemudian dia berbicara tentang kebun, kolam renang dan seterusnya…

Setelah dia selesai mengerjakannya, dia membaca kata-kata iklan tersebut kepada pemilik rumah yang mendengarkannya dengan penuh perhatian. Setelah dia selesai membaca iklan tersebut, pemilik rumah meminta kepadanya untuk mengulangi pembacaannya untuk kedua kalinya. Saat pembuat iklan tersebut selesai membaca pemilik rumah menyeru: “Sungguh indah rumah itu, sungguh tidak henti-hentinya sepanjang umurku mengangan-angankan untuk menikmati rumah seperti itu, dan selama ini aku tidak tahu kalau aku telah tinggal didalamnya hingga aku mendengarmu memberikan ciri-ciri dari rumahku.” Kemudian dia tersenyum dan meminta kepada temannya tersebut untuk tidak menyebarkan iklan tersebut, dan memberitahunya bahwa rumah tersebut tidak lagi dijual.

Demikianlah, hitunglah nikmat-nikmat Allah yang diberikan kepada anda, kemudian tulislah satu persatu, maka anda akan mendapati diri anda lebih banyak berbahagia daripada sebelumnya.

Sesungguhnya kita lupa bersyukur kepada Allah, dikarenakan kita tidak memperhatikan nikmat-nikmat tersebut, dan kita tidak menghitung apa yang kita miliki. Dan karena kita melihat berbagai kesusahan-kesusahan kemudian kita marah, dan tidak melihat kepada kebaikan-kebaikan yang sekarang kita berada didalamnya.

Dikatakan bahwa sesungguhnya kita mengeluh karena Allah menjadikan duri-duri dibawah bunga mawar, padahal yang lebih pantas kita lakukan adalah kita bersyukur kepada Allah, karena Dia telah menjadikan bunga mawar diatas duri-duri.

Dikatakan pula, Aku sangat merasa susah saat aku mendapati diriku telanjang kaki, akan tetapi aku banyak bersyukur kepada Allah, saat aku mendapati orang lain tidak memiliki dua kaki.

Bagi-Mulah segala puji, wahati Tuhanku, hingga Engkau ridha, dan bagi-Mu segala puji saat Engkau ridha, bagi-Mu segala puji setelah keridhaan-Mu. Ridha-Mu kuharap terlimpah atasku.

Lihatlah kepada kelembutan Allah terhadapmu disaat tidurmu…

Berfikirlah tentang dirimu sekali saja, apa yang akan terjadi seandainya satu pantat tidak berfungsi bekerja saat engkau tidur?

Saat engkau tidur Allah Subhanahu wa Ta’ala menjagamu dan menyelamatkanmu dari bahaya, oleh karena itulah memujilah Allah Subhanahu wa Ta’ala karena telah membolak-balikkanmu sekali dalam 7 menit untuk merubah tempatmu saat tidurmu hingga kulitmu yang lembut tidak terkena iritasi.

Pujilah Allah karena nikmat lidah yang membuka celah bagi air liur kental yang terkumpul di mulutmu saat engkau tidur tidak sadar hingga engkau tidak tercekik dan tersedak air liur.

Pujilah Allah yang Maha Lembut Lagi Penyayang terhadap hamba-hamba-Nya atas nikmatnya mimpi indah yang Allah Subhanahu wa Ta’ala menjadikannya sebagai pembersih ingatan-ingatan, pikiran-pikiran, dan permasalahan-permasalahan yang memenuhi pikiranmu. Itu semua untuk menjaga kelayakan akalmu.

Pujilah Allah atas nikmat tidak terkenanya dirimu radang otak yang disertai demam tinggi saat bersamaan dengan tidur panjang yang setelahnya engkau tidak merasa nyaman.

احمد الله سبحانه على نعمة انك لاتعاني من نوبات الهلع الليلي والهلوسة الشديدة والهذيان المتلاحق بسبب ماتراه من احلام وتصورات اثناء نومك

Pujilah Allah atas nikmat tidak terkenanya kamu penyakit tidur tiba-tiba yang akan menjadikanmu tidur di tempat mana saja, dan dalam keadaan apa saja, apakah saat kamu dalam keadaan tidur, atau menyetir mobil atau juga menaiki tangga.

Pujilah Allah Subhanahu wa Ta’ala atas nikmat …..

احمد الله سبحانه ايضا على نعمة عدم اصابتك بمتلازمة الرجلين التوهمي والذي يجعل رجلاك تنتفخان اثناء نومك

Pujilah alah Subhanahu wa Ta’ala atas nikmat tidak mengompol yang kadang menimpa manusia sekalipun dia sudah dewasa.

Pujilah Allah atas nikmat tidak terkenanya kamu kelumpuhan sementara (tindien) saat tidur yang menimpa persendian tubuh secara tiba-tiba untuk masa yang berbeda-beda.

Pujilah Allah Subhanahu wa Ta’ala atas teraturnya dengkurmu, dan tidak terkenanya kamu keterputusan nafas saat tidur yang menjadikan suara dengkurmu mengagetkan sampai pada tingkat kekuatan dengkurnya mampu membangunkan orang yang tidur di kamar lain.

Pujilah Allah Subhanahu wa Ta’ala atas segenap nikmat-Nya yang tidak akan habis, dan atas karunia-Nya yang tidak terhitung, yang senantiasa menjagamu saat engkau tidur, menjagamu saat engkau duduk, menjagamu saat bangun dan menjagamu dalam setiap keadaanmu.



Soal:

Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut ini dengan YA, atau TIDAK!

1. Apakah engkau memiliki rumah yang melindungimu, tempat tinggal yang engkau bisa tidur di dalmnya dan makanan yang engkau makan?
2. Apakah engkau punya uang disakumu yang darinya engkau akan memenuhi kebutuhanmu?
3. Apakah hari ini merasa sehat walafiat?
4. Apakah engkau pernah merasakan kehidupan perang, atau merasakan pahitnya penjara atau merasakan pedihnya penyiksaan?
5. Apakah engkau bisa shalat tanpa takut penangkapan, atau penyiksaan atau penahanan?
6. Apakah kedua orang tuamu masih hidup dan keduanya hidup bersama tanpa perceraian?
7. Apakah sekarang kamu bisa tersenyum dan mengucapkan alhamdulillah?

Jika engkau menjawab YA atas pertanyaan pertama, maka engkau adalah orang yang terkaya dari 75% penduduk dunia.

Jika engkau menjawab YA atas pertanyaan kedua, maka engkau termasuk salah seorang dari 8% orang-orang kaya di dunia.

JIka engkau menjawab YA atas pertanyaan ketiga, maka engkau lebih utama dari sejuta manusia yang tidak akan hidup lebih panjang dari seminggu karena penyakit mereka.

Jika engkau menjawab TIDAK atas pertanyaan keempat, maka engkau lebih utama dari 500 juta orang yang berada di permukaan bumi.

Jika engkau menjawab TIDAK atas pertanyaa kelima, maka engkau berada dalam sebuah nikmat yang tidak dikenal oleh 3 milyar manusia.

Jika engkau menjawab YA atas pertanyaan keenam, maka engkau jarang ada.

Jika engkau menjawab YA atas pertanyaan ketujuh, maka engkau berada didalam sebuah nikmat yang mampu dilakukan oleh banyak orang namun mereka tidak melakukannya.

Jika engkau membaca pertanyaan-pertanyaan ini, maka engkau adalah orang lebih baik dari dua milyar manusia yang tidak mampu membaca.

Jika engkau ingin hidup dalam kehidupan yang baik, maka pujilah (bersyukurlah) kepada Rabb mu, dikarenakan Dialah yang telah menciptakan kamu dengan sebaik-sebaik penciptaan, dan menistimewakanmu dengan akal.

Jika engkau ingin hidup dalam kehidupan yang baik, pujilah (bersyukurlah) rabbmu, dikarenakan Dialah yang menjadikanmu seorang HAMBA, pujilah rabbmu, dikarenakan Dialah yang menjadikanmu umat Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, Dialah yang telah memberimu rizqi Islam tanpa engkau pernah meminta kepada-Nya dan sebelum engkau berbuat dzalim terhadap dirimu sendiri dalam agama lain.

Jika engkau senang hidup dalam kehidupan yang baik, pujilah rabbmu saat engkau hendak pergi tidur dalam keadaan nyaman dan tenang, dan ingatlah bahwa ada orang yang tidak bisa nyaman tidur, adakalanya karena penyakit dan rasa sakitnya, atau juga karena peperangan dan kefaqiran yang menyebabkan mereka berlarian, tidak nyaman dengan kehidupan yang tenang dan damai, hingga tidurpun mereka diharamkan darinya.

Jika engkau senang hidup dalam kehidupan yang baik, pujilah rabbmu saat engkau terbangun dari tidur, dikarenakan Allah lah yang telah mengembalikan rohmu setelah Dia menggenggamnya. Mudah-mudahan engkau melakukan kebaikan yang bisa menambah kebaikan-kebaikanmu. Maka seandainya Allah menggenggam rohmu, yakni mematikanmu, maka engkau tidak pernah tahu kemana tempat kembalimu.

الْحَمْدُ ِللهِ الَّذِيْ أَحْيَانَا بَعْدَ مَا أَمَاتَنَا وَإِلَيْهِ النُّشُوْرُ

“Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami setelah mematikan (menidurkan) kami dan kepada-Nyalah tempat kembali.”

الْحَمْدُ ِللهِ الَّذِيْ رَدَّ عَلَيَّ رَوْحِيْ وَأَذِنَ لِيْ بِذِكْرِهِ

“Segala puji bagi Allah yang telah mengembalikan rohku atasku dan mengizinkan aku mengingat-Nya.”

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَصْبَحْتُ مِنْكَ فِيْ نِعْمَةٍ وَعَافِيَةٍ وَسَتْرٍ فَأَتْمِمْ نِعْمَتَكَ عَلَيَّ وَعَافِيَتَكَ وَسَتْرَكَ فيِ الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ

“Ya Allah, sesungguhnya karena-Mu di pagi hari ini aku berada dalam nikmat, sehat dan tertutupi (dari aib). Maka sempurnakanlah nikmat, keselamatan, dan penutupan-Mu (dari aib) atasku di dunia dan akhirat.”

Jika engkau ingin hidup dalam kehidupan yang baik, pujilah rabb-mu saat engkau mendapatkan apa yang engkau makan, maka selainmu tidak mendapatkan sesuatu yang bisa menutup nafas kehidupannya, dia tidak mendapatkan apa yang bisa dia makan dan menguatkannya.

Jika engkau ingin hidup dalam kehidupan yang baik, pujilah rabbmu saat engkau berdiri untuk shalat, shalat adalah sebuah nikmat dari sisi Allah yang telah memberimu rizqi untuk bisa menunaikan kewajiban tersebut. Maka hendaknya kamu benar-benar bersyukur dan berdo’a kepada-Nya. Nikmat manakah yang lebih utama dari nikmat ini? shalat adalah tiang agama, kunci sorga, dan shalat adalah pertemuan dengan Allah Subhanahu wa Ta’ala, yang disela-selanya jiwa menjadi tenang dari kesusahan dan kesempitan dunia.

Jika engkau ingin hidup dalam kehidupan yang baik, pujilah rabbmu saat Allah Subhanahu wa Ta’ala mengilhamkan kepadamu do’a, do’a adalah nikmat yang teramat agung. Maka mintalalah karunia Allah, dikarenakan Allah senang mendengar suara hamba-Nya, dan Dia cinta dengan seorang hamba yang mendesak dalam berdo’a.

اللّٰهُمَّ أَعِنِّيْ عَلىَ ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ

“Ya Allah, tolonglah aku untuk senantiasa bisa mengingatmu, bersyukur kepada-Mu, dan memperbagusi ibadahku kepada-Mu.”

Jika engkau ingin hidup dalam kehidupan yang baik, maka pujilah Allah jika engkau sakit, karena dengannya Allah ingin membersihkan dirimu dari dosa-dosa, dan mengampunimu, serta menjadikan buku catatanmu putih bersih.

Jika engkau ingin hidup dalam kehidupan yang baik, maka pujilah Allah saat engkau tertimpa musibah, dikarenakan saat itu Allah menjadi dekat dari-Mu, Dia ingin meringankan dosa-dosamu maka setelah adanya kesulitan, ada kemudahan.

Ingatlah bahwa “Seandainya bukan karena musibah-musibah di dunia, maka kita akan datang pada hari kiamat dalam keadaan bangkrut.”

Jika engkau ingin hidup dalam kehidupan yang baik, maka pujilah Allah dikarenakan engkau hidup diantara keluargamu, maka selainmu diharamkan dari yang demikian. Kadang mereka dalam keadaan yatim, atau terpenjara, atau dalam pelarian, atau tertawan dan lainnya.

Jika engkau ingin hidup dalam kehidupan yang baik, maka pujilah Allah saat engkau mendengar kebaikan yang menggembirakanmu, dan sujud syukurlah, dikarenakan selainmu dalam keadaan cemas dan gelisah.

Jika engkau ingin hidup dalam kehidupan yang baik, maka pujilah rabbmu, dikarenakan Dia akan menghisabmu pada hari kiamat, dan tidak ada seorangpun selain-Nya. Dikarenakan Dialah Dzat Yang Maha Adil, Maha Bijaksana, Dia adalah sebaik-baik Hakim dan sebaik-baik Dzat Yang Maha Penyayang.

اللّٰهُمَّ حَاسِبْنِيْ حِسَابًا يَسِيْرًا يَا اللهُ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

Dikarenakan seandainya yang menghisabmu adalah selain-Nya, maka bisa jadi dia akan mendzalimimu, tidak akan merahmatimu, tidak akan berbuat adil kepadamu, dan tidak akan memberikan hakmu. Dan ingatlah bahwa rahmat Allah itu luas, yang lebih luas dari segala sesuatu.

Jangan lupa memuji rabbmu, dikarenakan engkau termasuk orang risalahku ini telah sampai kepadamu. Pujilah rabbmu dikarenakan engkau tengah membaca risalah ini, akan tetapi sesungguhnya engkau Insya Allah, akan berkata alhamdulillah.

Ya Allah, bagimu segala puji sebagaimana yang layak bagi keagunan wajah-Mu dan kerajaan-Mu. Ya Allah sesungguhnya aku memohon kepada-Mu didalam shalat dan do’aku keberkahan yang dengannya Engkau sucikan hatiku, Engkau singkap kesusahanku, Engkau ampuni dosaku, Engkau perbaiki urusan-urusanku, Engkau cukupkan aku dari kefaqiranku, Engkau hilangkan kesusahanku, engkau singkap kegundahan dan kegelisahanku, Engkau sembuhkan sakitku, Engkau bayarkan hutangku, Engkau hibur kesedihanku, Engkau kumpulkan hajat-hajatku, dan Engkau putihkan wajahku.

Ya Allah, lindungilah aku dari fitnah dunia, dan tunjukilah aku kepada apa-apa yang engkau cintai dan ridhai. Teguhkanlah aku dengan ucapan yang teguh di dunia dan di akhirat. Jadilah Engkau sebagai pelindung, penjaga dan penolongku. Amin ya rabbal ‘Alamin.

(Disalin dari tulisan Ummu Mariah Iman Zuhair pada Majalah Qiblati Edisi 7 Tahun I)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar